Faktor Daya dan Daya Rangkaian

a. Faktor Daya

besarnya faktor daya juga dapat dicari dengan rumus :

Beda Potensial atau Tegangan Listrik (V)

Rumus :

Keterangan  :

V   =  beda potensial (V)
I     =  kuat arus (A)
R    =  hambatan (ohm)

Rangkaian Seri

Hambatan Seri (Rs)

Rangkaian Paralel

Hambatan Paralel (Rp)
Baca lebih lanjut

Rumus Gaya Gesekan (Gambar)

Bicara tentang rumus-rumus gaya gesek?
Berikut kami berikan atau kami perlihatkan beberapa rumus mengenai materi sekitar gaya gesek melalui media gambar..

Berikut gambarnya.

1. Gaya Gesek

2. Gaya Gesek Statis
Baca lebih lanjut

Gaya Gesek Statis & Kinetis

Terdapat dua jenis gaya gesek antara dua buah benda yang padat saling bergerak lurus, yaitu gaya gesek statis dan gaya gesek kinetis, yang dibedakan antara titik-titik sentuh antara kedua permukaan yang tetap atau saling berganti (menggeser).

Untuk benda yang dapat menggelinding, terdapat pula jenis gaya gesek lain yang disebut gaya gesek menggelinding (rolling friction). Untuk benda yang berputar tegak lurus pada permukaan atau ber-spin, terdapat pula gaya gesek spin (spin friction). Gaya gesek antara benda padat dan fluida disebut sebagai gaya Coriolis-Stokes atau gaya viskos (viscous force).

Gaya gesek statis

Gaya gesek statis adalah gesekan antara dua benda padat yang tidak bergerak relatif satu sama lainnya. Seperti contoh, gesekan statis dapat mencegah benda meluncur ke bawah pada bidang miring. Koefisien gesek statis umumnya dinotasikan dengan μs, dan pada umumnya lebih besar dari koefisien gesek kinetis. Baca lebih lanjut

Gerak Parabola (Peluru)

Pengertian Gerak Parabola (Peluru)

Gerak peluru merupakan suatu jenis gerakan benda yang pada awalnya diberi kecepatan awal lalu menempuh lintasan yang arahnya sepenuhnya dipengaruhi oleh gravitasi.

Karena gerak peluru termasuk dalam pokok bahasan kinematika (ilmu fisika yang membahas tentang gerak benda tanpa mempersoalkan penyebabnya), maka pada pembahasan ini, Gaya sebagai penyebab gerakan benda diabaikan, demikian juga gaya gesekan udara yang menghambat gerak benda. Kita hanya meninjau gerakan benda tersebut setelah diberikan kecepatan awal dan bergerak dalam lintasan melengkung di mana hanya terdapat pengaruh gravitasi. Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: